Nurainiajeeng's Blog

AKULTURASI PSIKOLOGI

Posted on: January 6, 2013

Sejak dulu kala, dari masa ke masa, dari zaman ke zaman proses akulturasi telah terjadi diberbagai daerah di dunia. Proses akulturasi dapat terjadi karena adanya kontak atau interaksi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya, antara satu subjek/hal dengan subjek lainnya. Dari dulu banyak para ahli sosiologi atau antropologi yang mengkonsepkan proses akulturasi sebagai proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan sedemikian rupa sehingga unsur-unsur kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.

Proses akulturasi berlangsung dalam jangka waktu yang relatif lama. Hal itu disebabkan adanya unsur-unsur budaya asing yang diserap secara selektif dan ada unsur-unsur budaya yang ditolak sehingga proses perubahan kebudayaan melalui akulturasi masih mengandung unsur-unsur budaya lokal yang asli. Akulturasi adalah satu pola perubahan dimana terdapat tingkat penyatuan antara dua kebudayaan. Penyatuan ini dapat menimbulkan perubahan dalam kedua kebudyaan. Penyatuan di sini tidak berarti bahwa kesamaannya lebih banyak daripada perbedaannya, tetapi hanya berarti bahwa kedua kebudayaan menjadi semakin serupa dibanding dengan sebelum terjadi kontak antara keduanya.

Selama ini istilah alkuturasi diidentikkan dengan masalah budaya. Konsep akulturasi yang banyak dipahami orang hanya berfokus pada akulturasi budaya saja. Padahal didalam proses akulturasi itu sendiri adapula unsur-unsur lain seperti psikologis manusia yang terlibat didalam proses tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa hampir setiap lini dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari psikologi. Oleh karena itu seorang pakar bernama Graves membedakan akulturasi menjadi dua bagian, yaitu akulturasi dalam tingkatan komunitas (group level phenomenon) dan akulturasi psikologis (psychological acculturation). Akulturasi dalam tingkatan komunitas menekankan pada perubahan budaya sebuah komunitas, perilaku serta identitas sebagai hal yang dihubungkan dalam perubahan sosial pada tingkat kelompok.

Sedangkan akulturasi psikologis menekankan pada perubahan psikologis individu. Pada tingkat individu, semua aspek perilaku yang ada dalam individu akan dirujuk sebagai perilaku yang akan berubah, yang akan menjadi dua komponen perilaku dalam strategi akulturasi individu tersebut, yaitu melindungi kebudayaan dan mempelajari kebudayaan. Kedua komponen tersebut jarang dapat dilakukan dengan sempurna dalam satu kegiatan, tetapi lebih sering keduanya dilakukan secara selektif, yang akan menghasilkan dua sikap, mempertahankan atau berubah. Dalam konteks akulturasi psikologis dari komponen perilaku dalam konsekuensi melindungi kebudayaannya, subjek melakukan strategi integrasi. Integrasi didefinisikan sebagai budaya luar (cultural maintenance) yang berkombinasi dengan budaya lokal (host society). Dengan kata lain, individu tetap memegang budayanya tetapi bersamaan dengan hal tersebut individu ingin turut berpartisipasi.

Jadi kesimpulannya akulturasi psikologis, merupakan sebuah bentuk dari kondisi psikologis individu/kelompok dalam proses akulturasi. Dimana, sebuah kebudayaan baru yang masuk ke dalam kebudayaan lama namun tidak menghilangkan kebudayaan aslinya/lama. Kondisi tersebut pasti akan sangat memberikan dampak besar bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya. Mereka akan menjalani sebuah penyesuaian yang baru lagi, tetapi tidak merubah kebiasaan lama mereka. Hal ini tentu sangat berpengaruh bagi kejiwaan mereka, atau keadaan psikis mereka. Lingkungan serta budaya sangat memiliki pengaruh besar pada kondisi psikologis individu, karena dua hal tersebut merupakan faktor eksternal untuk kesejahteraan individu dalam menjalankan kehidupannya.

 

 

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi

http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi

http://plo-psikologi.ugm.ac.id/images/foto/CF73325448518165-15246.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25522/5/Chapter%20I.pdf

 

 

NUR AINI SEKAR PUTRI M

15510110

3PA01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: