Nurainiajeeng's Blog

Mental Aritmatika Menguntungkan Otak

Posted on: May 13, 2011

Dizaman seperti sekarang ini dimana semuanya serba maju, membutuhkan bibit-bibit atau anak-anak penerus bangsa yang unggul. Tidak hanya unggul secara wawasan, bahasa, tapi juga unggul dalam berpikir. Apalagi diperkirakan abad mendatang adalah abad perkembangan intelegensia yang diwarnai persaingan hebat dalam hal sumber daya manusia. Untuk menjadi pemenang di persaingan ini anak perlu diberi bekal yang cukup. Baru-baru ini telah berkembang suatu metode yang dapat mengasah otak anak secara seimbang untuk berpikir dan menjadi pribadi yang unggul. Metode ini juga berhubungan dengan matematika atau berhitung. Metode ini sering disebut sebagai Mental Aritmatika Sempoa (MAS) merupakan salah satu disiplin ilmu pengetahuan eksakta yang telah terbukti dan sangat berguna sebagai dasar pengembangan kerangka dan cara berpikir seorang anak dengan menggunakan azas aritmatika (+,-,x,:). Mental Aritmatika dapat digunakan untuk mengoptimalkan fungsi otak seorang anak, sehingga dapat menghitung cepat, hanya dengan pemikiran otak saja (3 X lebih cepat dari kalkulator).
Mental Aritmatika diajarkan dengan menggunakan instrument khusus yang disebut Sistem ABACUS (Sempoa). Alat hitung ini pertama kali ditemukan dalam sejarah Babilonia kuno dalam bentuk sebilah papan yang diatasnya ditaburi pasir sehingga orang bisa menulis atau menghitung. Itu sebabnya alat tersebut dinamai abakus yang berasal dari bahasa Yunani ABACUS, yang artinya menghapus debu. Bangsa Cina mengembangkan abakus ini menjadi 2 bagian. Pada jeruji atas dimasukkan 2 manik-manik dan 5 manik-manik pada jeruji bawah. Model/bentuk inilah yang membuat abakus/sempoa menjadi amat populer. Pada abad ke 16, abakus dibawa masuk ke Jepang oleh para pedagang dan bhiksu-bhiksu Buddha dari Cina. Dan bangsa Jepang akhirnya mempunyai ide untuk mengurangi jumlah manik-maniknya menjadi satu pada jeruji atas dan empat pada jeruji bawah. Metoda ini amat praktis sehingga membuat anak-anak Jepang amat menyukai aritmatika. Hal inilah yang membuat Jepang begitu cepat bangkit dari puing-puing kekalahannya pada Perang Dunia II. Fenomena ini tidak luput dari perhatian negara-negara tetangganya. Setelah perang Korea yang menyengsarakan pada dekade 50 an, bangsa Korea (Korea Selatan) secara intensif mendidik genarasi mudanya dengan aritmatika model Jepang sehingga pada dekade 60 an mereka sudah bisa menyejajarkan diri dengan negara-negara maju lainnya.
Namun saat ini sempoa telah dimodifikasi sebagai instrument penghitung manual yang telah diperbarui sesuai dengan kaidah-kaidah aritmatik sehingga mudah dicerna dan ditransformasikan ke dalam mental seseorang. Dalam belajar mental aritmatika anak-anak tidak hanya belajar menggunakan sempoa, tapi juga hitungan bayangan. Pada tahap awal, anak-anak diajarkan menguasai sempoa sampai mahir lalu ketrampilan tangan itu dipindahkan ke dalam alam imajinasinya sampai akhirnya anak-anak tidak memerlukan sempoa lagi atau yang disebut sempoa bayangan.
Penelitian mengatakan bahwa anak-anak yang memasuki usia sekolah (4-12 tahun) merupakan usia yang paling ideal untuk belajar mental aritmatika ini. Karena pada usia ini perkembangan daya pikir anak memiliki tingkat pertumbuhan yang pesat. Banyak manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh oleh mereka dalam belajar mental aritmatika. Penelitian telah membuktikan bahwa otak sebelah kanan kita jarang sekali digunakan selama hampir seumur hidup kita, dan hanya digunakan sebanyak 10% saja. Sistem Mental Aritmatika terbukti sangat berguna dalam meng-optimalkan fungsi-fungsi otak (otak kanan khususnya) seorang anak pada masa pertumbuhannya yang meliputi daya Analisa, Ingatan, Ketahanan, Logika, Visi, Kemandirian, Ketekunan, Penemuan dan Penerapan. Dengan memahami disiplin dasar eksakta ini, seorang anak diharapkan dapat menguasai dan menggunakan secara optimal seluruh potensi dan kreativitas yang ada pada dirinya dalam menyerap ilmu – ilmu lanjutan dan menjadikannya seorang manusia yang tekun dalam menghadapi kehidupannya sehari-hari.
Manfaat belajar mental aritmatika
Melalui belajar mental aritmatika seorang anak akan memperoleh banyak manfaat diantaranya :
1. Membentuk kemampuan berhitung cepat dan akurat tanpa alat hitung
2. Menyeimbangkan penggunaan otak kiri dan kanan serta mengoptimalkannya untuk mencapai tingkat berfikir yang analisis dan logika berfikir yang benar
3. Membentuk daya ingat, imajinasi, konsentrasi dan reaksi yang kuat
4. Mengoptimalkan kontrol otak terhadap gerak tangan, mata dan telinga
5. Menumbuhkan ketekunan, kreativitas dan rasa percaya diri

Keuntungan belajar mental aritmatika
Tahap perkembangan otak kanan anak-anak anda, akan terlihat perbedaanya antara anak-anak anda dengan anak-anak lain yang tidak belajar mental aritmatika. Contoh kegunaaan untuk masa depan anak:
• Lebih cepat menghitung dalam negosiasi bisnis
• Lebih cepat dalam menganalisa laporan-laporan dalam angka. Misalnya: neraca rugi laba, biaya penjualan, dan lain-lain
• Anak menjadi lebih percaya diri, lebih tekun, dan lebih kreatif dalam menciptakan ide-ide
• Anak menjadi lebih siap dalam menghadapi setiap persaingan yang ketat di era milenium

NUR AINI SEKAR PUTRI M
15510110
1PA04

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: